Berita Kemuhammadiyahan

HUMAS UMPAR

05-11-2022 HUMAS UMPAR

139 ANGGOTA MUKTAMAR ASAL SULSEL MENGIKUTI SIDANG PLENO I MUKTAMAR

Makassar, MC UMPAR - Forum terbesar Muhammadiyah, yakni Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah dimulai hari ini (5/11/2022). Hal ini ditandai dengan dimulainya Sidang Pleno 1. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse, pun meyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Anggota Muktamar asal Sulsel, di Kampus Unismuh Makassar sehari sebelumnya, Jumat, (4/11/2022).

Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah insya Allah dilaksanakan dalam 2 tahap. Yang mana tahap pertama, dimulai hari ini, Muktamar diselenggarakan Sabtu-Ahad, 5-6 November 2022. Sementara Tahap kedua, insya Allah akan diselenggarakan di Surakarta, pada 18-20 November 2022.

Pantauan Media Center UMPAR, para anggota Muktamar mengikuti sidang secara daring dari 208 lokasi di 34 provinsi pada tahan pertama. Agenda Pleno I yakni mendengarkan tanggapan anggota Muktamar atas materi Muktamar yang sudah disiapkan PP Muhammadiyah.

Khusus di Sulsel, sebanyak 139 Anggota Muktamar Muhammadiyah dari Sulsel berkumpul di Kampus Unismuh Makassar. Tidak hanya itu, 24 Ketua PD Aisyiah Se-Sulsel bersama Ketua dan Sekretaris PWA Sulsel juga diundang sebagai peninjau pada Sidang Pleno 1 Muktamar Muhammadiyah.

Sehari sebelumnya pada saat Rapat Koordinasi dengan seluruh peserta muktamar asal sulsel, Ambo Asse menyebut, Rapat Koordinasi digelar agar semua Anggota Muktamar asal Sulsel bisa memberi masukan terhadap materi pada Sidang Pleno I Muktamar. Pasalnya, dalam Muktamar daring ini, tanggapan anggota Muktamar asal Sulsel bakal diwakili PWM.

“Hari ini, kita seriusi kaji materi Muktamar itu. Semua saran dan gagasan terkait materi-materi Muktamar dari Bapak-bapak sekalian, keluarkan semua hari ini. Karena besok sudah harus kita sampaikan secara kolektif di Sidang Pleno I. Kita bicarakan tuntas malam ini,” ungkap Ambo pada saat rapat koordinasi sebelumnya.

Di tempat terpisah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar konferensi pers di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jumat, 4 November 2022.

“Kami sampaikan bahwa materi Muktamar yang terdiri atas Laporan PP Muhammadiyah Periode 2015-2022, Program Muhammadiyah 2022-2027, Risalah Islam Berkemajuan, dan yang keempat isu-isu strategis keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan universal, semuanya sudah kita kirim,” ujar Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti menyebut isu strategis yang dibahas pada saat Muktamar, yaitu:

  1. Isu Keumatan : a) Rezimentasi Agama. b) Kesalehan Digital. c) Persaudaraan antar Sesama Muslim. d) Penguatan Tata Kelola Akuntabilitas Filantropi Islam. e) Otentisitas Wasathiyah Islam. f) Cara Bagaimana Agama Mencerahkan
  2. Isu Kebangsaan : a) Usaha dalam Memperkuat Ketahanan Keluarga. b) Reformasi Sistem Pemilu. c) Suksesi Kepemimpinan 2024. d) Evaluasi Deradikalisasi yang Sering Disalahgunakan. f) Memperkuat Keadilan Hukum. g) Penataan Ruang Publik yang Inklusif dan Adil. h) Memperkuat Regulasi Sistem Resiliensi Bencana. i) Antisipasi Aging Population. j) Memperkuat Integritas Nasional
  3. Isu Kemanusiaan Semesta : a) Membangun Tata Dunia yang Damai Berkeadilan. b) Sosial Regulasi Dampak Perubahan Iklim. c) Mengatasi Kesenjangan Antarnegara. d) Menguatnya Xenophobia.