Berita Kemuhammadiyahan

Humas UM Parepare

31-08-2018 Humas UM Parepare

PP Muhammadiyah Beri 4 Kunci Kepada UM Parepare

Kehadiran Sekretarias Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed untuk bersilaturrahim dan melakukan pengajian di Universitas Muhammadiyah Parepare disambut hangat dan penuh sukacita oleh civitas akademika UM Parepare di Restauran Asia, 1 September 2018. Hal ini, terlaksana sebelum beliau (Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed)  bertolak ke Kabupaten Sidrap untuk Tabliq Akbar dan Pembicara pada Milad Muhammadiyah Sulawesi Selatan Ke-109 yang berlangsung dari 1-2 September 2018.

Diawal pertemuan, Rektor UM Parepare Prof. Dr. H. Muhammad Siri Dangnga, M.S. menyampaikan secara singkat gambaran UM Parepare hingga saat ini, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pimpinan daerah Muhammadiyah, Drs. H. Sawaty Lambe, M.Pd, setelah itu pengajian oleh Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam tausyah yang dibawakan dihadapan Civitas UM Parepare. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini, memberikan 4 (empat) Kunci bagaimana UM Parepare memajukan dan mengembangkan Institusi ini, yang pertama adalah, Solid (Soliditas), kita ini semua harus solid karena ini adalah modal pertama untuk kita maju, harus kompak, harus sejalan, ini adalah pesan sentral yang berulang kali disebutkan bahwa kita satu dengan yang lainnya harus saling memperkuat, jangan ada satupun  elemen didalam Muhammadiyah ini yang merasa dirinya menjadi orang atau kelompok yang super, ingat, bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah ini dibangun sebagai bagian dari ikhtiar kita untuk melayani ummat, memajukan bangsa, dan itu harus menjadi visi kita bersama-sama.

Yang kedua, ia melanjutkan, adalah harus ada inovasi, kunci perguruan tinggi yang bisa bertahan dan berkembang itu kalau dia senantiasa ada inovasi, kalau PTM kita ini sama dengan yang lain, tidak ada yang berbeda, tidak ada yang menjadi khas dari PTM kita ini, ya sudah, tinggal tunggu waktu saja, untuk prodi-prodinya itu akan close down, prodi-prodinya itu tutup, sehingga memang harus senantiasa ada yang baru, apakah prodinya yang baru, ataukah pendekatan pembelajarannya yang baru, ataukah sistemnya yang baru, itu harus senantiasa ada yang baru, harus menjadi inspirasi bahwa tanpa ada inovasi kita ini memang akan tinggal sejarah.

Selanjutnya yang ketiga, itu adalah Jejaring (Networking). Muhammadiyah ini besar, dan selain besar juga punya nama yang baik, sehingga kalau ada perguruan tinggi Muhammadiyah yang mati atau tidak berkembang, kata pak Malik Fajar, itu mesti kecelakaan, mesti ada yang salah dalam pengelolaan itu, karena kalau sudah pakai kata Muhammadiyah, orang itu sudah punya dalam pikirannya itu besar dan baik.

Dan terakhir, yang ke empat, adalah, bagaimana kita ini senantiasa bisa melakukan upaya-upaya untuk lebih mendekat kepada masyarakat, ini menurut saya penting, Amal Usaha Muhammadiyah itu harus banyak dirasakan oleh masyarakat, karena mereka menjadi bagian penting yang ikut mengembangkan perguruan tinggi kita ini, sehingga karena itu maka, mungkin KKN UM Parepare ini selain menyasar kepada warga persyarikatan juga memang harus ada yang diberikan kepada masyarakat, bentuk apa, yah monggo saja nanti dicari formulanya. “tutupnya mengakhiri.

Pada kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga mengajak semua civitas akademika UM Parepare yang hadir untuk bersama-sama mendukung program yang sudah dibuat Muhammadiyah syiar Muhammadiyah lewat pendidikan ini bisa terealisasi.

Hadir pada acara tersebut, Ketua DPRD Kota Parepare Ir. Kaharuddin Kadir, M.Si dan Wakil Ketua DPRD Kota Parepare, Andi Firdaus Djollong, Ketua BPH UM Parepare Ir. H. Yasser Latief, M.M., Rektor dan para Wakil Rektor, Direktu dan Sekretaris PPs, Para Dekan dan Wakil Dekan serta Ibu-Ibu dari Aisyiyah.