Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

14-10-2020 HUMAS UMPAR

FAPETRIK UM PAREPARE TINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA, SKEMA PENYULUHAN PERTANIAN

Rabu, 13 Oktober 2020. Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Fapetrik) Universitas Muhammadiyah Parepare melakukan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) terhadap sejumlah mahasiswa lingkup Fapetrik. Pelaksanaan SKK tersebut terselenggara melalui kerjasama antara Fapetrik UM Parepare dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Pertanian Pangkep. Adapun skema yang diuji kompetensikan adalah Skema Penyuluh Pertanian. SKK sendiri dilakukan di kampus UM Parepare.

Peserta SKK adalah Mahasiswa yang memenuhi syarat, yaitu telah melulusi matakuliah penyuluhan dengan membuktikan KRS. Peserta SKK meliputi mahasiswa Prodi Budidaya Parairan (6 orang), Prodi Agribisnis (16 orang), dan Prodi Peternakan (1 orang). Tujuan pelaksanaan SKK ini adalah sebagai bagian dari peningkatakan kualitas mahasiswa di bidang penyuluhan pertanian sehingga mereka memenuhi standar kebutuhan dunia kerja dengan adanya penyertaan pendamping ijazah.

Dr. Nurhapsa, M.Si. selaku dekan Fapetrik UM Parepare mengatakan, bahwa SKK sudah menjadi wajib demi menciptakan peningkatan kualitas mahasiswa berdasarkan keahlian terhadap tantanganagar lebih profesional dan kompeten. “Sertifikat SKK nantinya akan menjadi pendamping ijazah bagi mahasiswa ketika selesai dan membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu menghadapi dan menjawab tantangan dunia kerja di era 4.0 ini” paparnya.

Diharapkan dengan SKK skema penyuluhan pertanian tersebut, menjadikan mahasiswa Fapetrik UM Parepare lebih mudah dan mampu memahami tantangan dan masalah pertanian atau petani di lapangan serta mampu menjadi fasilitator mandiri. “Tantangan dunia akademik di era revolusi industri 4.0 adalah tuntutan keahlian dan profesionalitas mahasiswa dalam dunia kerja nantinya” ungkap Suherman, SP., MP. (Wakil Dekan II Fapetrik UM Parepare).

“Ini sudah menjadi bagian dari kinerja Fapetrik UM Parepare dalam mendukung program universitas menghasilkan alumni yang profesional dan cakap akan keilmuannya” papar Dekan Fapetrik UM Parepare. Beliau juga mendorong agar selanjutnya ada dukungan sepenuhnya dari institusi demi keberlanjutan program ini. “Kami optimis untuk keberlanjutan program SKK ini, maka Fapetrik UM Parepare akan melakukan kerjasama penyelenggaranan SKK dengan LSP Politani Pangkep, termasuk pembinaan terbentuknya LSP di Fapetrik sendiri” jelasnya.

Adapun Pelaksana Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) adalah program Lembaga Sertifikasi Profesi Peternakan Indonesia (LSP PI) melalui TUK Peternakan Politani Pangkep. Asesor sertifikasi yang datang adalah Yunarti, SP., M.Si., Ade Saputra Mustapa, SP., Andi Erna Sriwahyuningsi, SP., M.Si., dan Dr. Sahabuddin, S,Kel., M.Si.

Yunarti (Asesor LSP) manyatakan bahwa “sebelumnya kami telah melakukan bimtek kepada semua peserta melalui zoom meeting”. Bimtek dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2020, dilakukan langsung oleh Bapak Ahmad Daud, STP., M.Si. selaku master asesor LSP PI/LSP Politani Pangkep.

Dalam kondisi Pandemi Covid-19 tidak menghalangi niat Fapetrik menghasilkan lulusan unggul dan kompeten. Oleh karena itu, SKK dilakukan dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. “Untuk menghindari kluster baru, kami tetap mengedepankan protokol Covid-19, dengan membuka tiga ruang kelas agar leluasa mengatur jarak antar peserta SKK, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer” tutup Dr. Nurhapsa, M.Si. (Dekan Fapetrik UM Parepare).

Coresponding: Suherman (Dosen Fapetrik UM Parepare)