Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

20-07-2020 HUMAS UMPAR

PEMUDA KKM MADANI DAN LPPM UMPAR KONSERVASI PENYU DI KAMPUNG LERO

Kelompok Konservasi Masyarakat (KKM) Madani yang tergabung dalam Lembaga Lingkar Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (LPPLH) menggerakkan para pemuda di kampong Lero, dan sekitaran Pantai Lowita Kec. Suppa, Kabupaten pinrang. Yangmana salah satu pemuda penggeraknya  juga merupakan Alumni Universitas Muhammmadiyah Parepare, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Sutudi Biologi yang bermana Rahmatullah, S.Pd. untuk melakukan konservasi Biota laut yang dilindungi tersebut.

Kegiatan konservasi yang dilakukan oleh para pemuda KKM didampingi oleh Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Parepare (UM Parepare) yang melibatkan para dosen pemerhati lingkungan yang memiliki disiplin ilmu yang berbeda. Menurut Dr. Muh. Akhsan Akib bahwa keterlibatan civitas akademik dalam kegiatan ini merupakan salah tugas tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat dalam memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya konservasi terhadap penyu di daerah tersebut.

Kegiatan KKM ini berfokus pada konsevasi biota laut penyu khususnya pada penyu sisik dan penyu lekang. Menurut Dr. Sahabuddin dari Alumni Ilmu Kelautan dan Perikanan yang menjadi inisiator pengembangan Konservasi penyu dan ekowisata pantai lowita didaerah tersebut menyampaikan bahwa semua jenis penyu merupakan hewan yang dilindungi dari kepunahan berdasarkan UU.31 Tahun 2004 JO UU No.45 Tahun 2009 serta SK Menteri Kelautan dan Perikanan RI No 526 Tahun 2015 dengan denda paling banyak Rp 250 juta atau paling lama 1 Tahun. Biota laut ini terancam punah karena memiliki kemampuan bertahan hidup 1 : 1000  untuk bisa sampai dewasa. Kepunahan ini dapat juga disebabkan oleh ketidaktahuan masyakat yang mengambil telur-telur penyu untuk dikonsumsi sehingga regenerasi penyu terhenti. Selain itu predator biota juga merupakan ancaman terbesar dalam lingkungan perairan.

Kegiatan pelepasan 72 ekor tukik yang dilaksanakan oleh pemuda KKM bersama LPPM UM PAREPARE di pesisir pantai Lero B disambut antusias oleh masyarakat, Menurut Dr. Munir bahwa ternyata masyarakat lero B belum pernah melihat tukik (anak penyu umur 1-3 hari setelah menetas) dan ini merupakan sarana pendidikan untuk masyarakat agar mengenal lebih jauh tentang penyu sehingga penyu ini dapat dilestarikan dan terhindar dari kepunahan.