Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

24-01-2022 HUMAS UMPAR

SEMINAR REGIONAL BEM FAPETRIK: TUMBUHKAN PETANI MILENIAL

Mahasiswa sebagai pelopor perubahan sudah seharusnya bergerak untuk membawa perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. Tentu saja hal tersebut dapat terwujud mengingat mahasiswa memiliki pengetahuan, ide, dan keterampilan yang menjadi lokomotif kemajuan masyarakat pertanian. melalui pendidikan, maka peran mahasiswa sudah semestinya terbangun sebagai karakter yang peduli terhadap perubahan dan kondisi sosial. Oleh karenanya, mahasiswa juga memiliki peran Social Control selain Agent of Change.

Mengingat akan peradaban terhadap kemajuan industri 4.0 yang menuntut penggunaan teknologi internet yang real time, maka perubahan ini juga mempengaruhi munculnya era Society 5.0 yaitu sinergitas yang terintegrasi antara dunia fisik dan dunia maya. Peran ini tentu menjadi tanggungjawab bagi generasi yang tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi atau disebut dengan Generasi Milenial.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare (Fapetrik UMPAR) menganggap bahwa perlu peran penting lembaga mahasiswa dalam menyikapi kepemimpinan saat ini sebagai generasi milenial terhadap perkembangan dan kemajuan pertanian. sebagai bentuk perhatian akan peran mahasiswa, maka BEM Fapetrik melaksanakan Seminar Regional Pertanian Terpadu dengan tema “Menumbuhkan Peran Petani Milenial di Era Modernisasi” yang dilaksanakan pada Hari Senin, Tanggal 22 Januari 2022.

Heriyanto selaku Ketua BEM Fapetrik UMPAR, mengatakan bahwa sebagai mahasiswa sangatlah penting untuk mengembangkan kreativitas untuk melihat potensi dan melakukan edukasi bagi masyarakat petani khususnya bagi petani muda sebagai petani milenial. Seminar Regional ini salah satu  program pengurus saat ini untuk membangun kepekaan terhadap informasi teknologi di era modernisasi. Seminar Regional ini dilaksanakan di Desa Patondon Salu Kecamatan Maiwa Kab. Enrekang Sulawesi Selatan.

“Seminar Regional Pertanian Terpadu ini adalah salah satu program yang dilakukan atas inisiasi pengurus yang dilakukan atas kerjasama dengan fakultas dan P4S Laskar Pelangi, dan tentu atas persetujuan pihak pimpinan fakultas dalam hal ini Wakil Dekan 3” ucap Ketua BEM Fapetrik Heriyanto

Seminar tersebut mengundang 3 pembicara sebagai narasumber, yaitu Bpk. Beny Arman Faris (Direktur P4S Laskar Pelangi), Bpk. Suherman (Wakil Dekan 1 Fapetrik UMPAR), dan Agung Soesanto Ramli (Duta Petani Milenial). Adanya tiga narasumber adalah memberikan informasi dari praktisi dan akademisi agar mahasiswa sebagai generasi milenial mampu menganalisis dan mendapatkan edukasi pertanian, peternakan, dan perikanan untuk dikembangkan di wilayah masing-masing. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Dekan 3 Fapetrik UMPAR Bpk. Edi Kurniawan.

Peserta sebagai sasaran kegiatan yaitu masyarakat petani dan peternak yang ada di Desa Patondon Salu dan mahasiswa lingkup KBM Fapetrik UMPAR. Beberapa muatan materi yang diberikan kepada peserta adalah diantaranya peran mahasiswa generasi milenial, menumbuhkan petani milenial di era modernisasi, dan membangun pertanian modern di era revolusi industri.

Suherman selaku Wakil Dekan 1 Fapetrik UMPAR saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak pimpinan fakultas mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang langsung terjun ke masyarakat dan membahas issu-issu baru. “kami mendukung terhadap kegiatan mahasiswa yang dapat bersinergi dengan kegiatan akademik, artinya kegiatan organisasi mahasiswa seharusnya adalah kegiatan yang dapat mendorong prestasi baik tingkat regional, nasional, bahkan internasional” kata Suherman.

Lanjutnya, bahwa pertanian tidak sekedar dibahas di bangku kuliah tetapi sangat penting untuk diimplementasikan ke lahan, dimana pertanian terpadu tidak lagi sekedar adanya integrasi tanaman dan ternak, atau padi dan ikan, tetapi penting adanya juga terintegrasi dengan sistem informasi dan produksi sebagai wujud pertanian terpadu di era revolusi industri.

Kegiatan ini sangat penting karena dapat memberikan spirit bagi mahasiswa Fapetrik, oleh karenya diharapkan nantinya terwujud beberapa rangkaian kegiatan dalam mendukung caturdharma di UMPAR bersama lembaga mahasiswa dan lembaga masyarakat setelah ini. “Ini penting, maka selanjutnya akan diwujudkan kerjasama dan implementasi kegiatan bersama fakultas dan prodi untuk pendidikan, penelitian, serta pengabdian” papar Suherman.

Koresponden: Heriyanti (Mahasiswa Fapetrik) dan Suherman (Dosen Fapetrik)