Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

10-05-2020 HUMAS UMPAR

JELANG MILAD KE-21, UMPAR BAGI PAKET RAMADHAN KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19

Selain dari Solidaritas Sosial yang dilakukan Alumninya, UMPAR sendiri berinisiatif meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak Covid-19. Melalui LazisMu Kantor Layanan UMPAR bersama Satgas Covid-19 yang dibentuknya, Panitia yang telah dibentuk mendatangi rumah warga, membawakan secara langsung berupa Paket Ramadhan yang telah dikemas sebelumnya.

Pada tanggal 16 Ramadhan (9/5) kemarin, sehari sebelum hari berdirinya UMPAR, Rektor UMPAR menyerahkan secara simbolik kepada warga di Auditorium Kampus II UMPAR dan kemudian melepas Panitia yang telah dibentuk oleh LazisMu Kantor Layanan UMPAR dan SATGAS COVID-19 UMPAR.

Adapun titik-titik di Kota Parepare yang mereka datangi dalam rangka pembagian Paket Ramadhan tersebut adalah Lumpue, Lapadde, Soreang, Bacukiki. Bisa dikatakan ada warga tiap kecamatan di Kota Parepare yang memperoleh Paket Ramadhan dari UMPAR. 

Nurmallah, Ketua Panitia, yang sejak beberapa hari yang lalu mengkoordinatori dalam pengadaan paket tersebut menyampaikan bahwa semoga apa yang diberikan oleh UMPAR kepada masyarakat melalui segenap panitia yang dibentuk dapat meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 dan semoga UMPAR selalu bisa berbagi sehingga dirasakan manfaatnya, apalagi hari ini usianya memasuki 21 Tahun sejak berdirinya. 

“Semoga apa yang diberikan oleh UMPAR kepada masyarakat melalui segenap panitia yang dibentuk dapat meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 dan semoga UMPAR selalu bisa berbagi sehingga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, apalagi hari ini usianya memasuki 21 Tahun sejak berdirinya”, jelas Nurmallah via WA (10/5).

Seperti yang dipaparkan sebelumnya bahwa pandemi Covid-19 belum memberikan tanda-tanda berakhir baik skala nasional maupun daerah. Kota Parepare yang semula adalah zona hijau sekarang menjadi zona merah. Data yang dipaparkan sindonews.com (7/5) dinyatakan positif sebanyak 16 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 1.037, Orang dalam pengawasan (ODP) 94, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 32 orang.

Dengan demikian banyak masyarakat Kota Parepare yang terkena dampak Covid-19. Situasi seperti ini menjadikan keadaan yang serba tidak pasti sehingga kondisi perekonomian ikut tidak menentu. Banyak masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya sehingga menyebabkan daya beli melemah. Dan mengakibatkan banyak dari masyarakat membutuhkan bantuan. Ketika mereka yang memiliki kelebihan membantu yang membutuhkan tentu akan meringankan beban Pemerintah dari Pusat sampai ke Daerah.

Pembatasan ruang gerak semakin ketat dipantau oleh Pemerintah Daerah, sejumlah titik lokasi diberi perlakuan khusus hingga terdapat kawasan perumahan yang warganya diawasi secara menyeluruh.