Berita Tri Dharma

HUMAS UMPAR

26-02-2020 HUMAS UMPAR

KKN Dan Magang Internasional FKIP UMPAR

Komitmen UMPAR untuk merambah dunia internasional melalui pemagangan dan KKN Internasional bagi mahasiswanya semakin nyata, hal ini dibuktikan melalui kerja nyata pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang akan memberangkatkan mahasiswanya ke Malaysia pada akhir bulan Maret mendatang. Berdasar pada Memorandum of Understanding antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan University Teknologi Malaysia (UTM), Kantor Kemitraan dan Urusan Internasional (KUI) UMPAR bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia berkomitmen untuk secara bersama-sama mengirimkan mahasiswanya ke UTM, dan hal ini disambut baik oleh pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMPAR.

Respon cepat dari Pimpinan FKIP UMPAR dalam menyambut peluang ini dibuktikan dengan seleksi yang mereka lakukan baru-baru ini. Seleksi yang sangat ketat mulai dari seleksi berkas hingga wawancara yang dipimpin langsung oleh dekan FKIP, Patahuddin M. Pd.. Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi  dalam lingkup FKIP (Pend. Bahasa Inggris, Pend. Matematika, Pend. Biologi dan Pend. Non Formal) sangat antusias mengikuti seleksi tersebut.  Materi wawancara tidak hanya sebatas kemampuan bahasa asing tetapi juga memuat materi tentang pengetahuan umum mahasiswa. Selain itu, materi seleksi juga meliputi kemampuan mahasiswa terkait proses belajar dan mengajar di dalam kelas. Melalui seleksi yang cukup ketat tersebut, ditetapkan 6 orang mahasiswa dinyatakan lulus seleksi dan akan berada di Universiti Teknologi Malaysia selama sebulan penuh. Adapun ke-6 mahasiswa yang dinyatakan lulus berasal dari Prodi. Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi. Pend. Biologi.

Ditemui disela-sela wawancara, Dekan FKIP UMPAR, Patahuddin, M. Pd., menjelaskan bahwa program magang dan KKN Internasional di FKIP telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut sejak 2018. Ini adalah komitmen kami menjadikan FKIP UMPAR sebagai “Fakultas berwawasan Internasional” di masa mendatang. “Kami senantiasa mendekatkan mahasiswa kami pada dunia internasional karena kami sangat menyadari betapa pentingnya mencetak lulusan berwawasan internasional”, tambahnya. Melalui program ini, mahasiswa yang nantinya akan mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat menimba banyak ilmu terkait dengan proses pembelajaran yang ada di Malaysia sekaligus mengasah kemampuan bahasa inggris para mahasiswa.

Sementara itu, Syawal, M. Pd., Kepala Kantor Kemitraan dan Urusan Internasional (KUI) UMPAR, dikonfirmasi di tempat terpisah mengucapkan terimakasih kepada civitas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMPAR atas sambutannya terhadap program-program internasionalisasi dengan mitra kerjasama UMPAR di luar negeri. "Program internasional butuh respon cepat, karena banyak yang antri" imbuhnya. Menurutnya FKIP UMPAR sebagai pilot project program-program strategis kemitraan luar negeri di UMPAR karena selain berpengalaman mengirimkan mahasiswanya mengikuti program students exchange mereka juga sudah berpengalaman dalam menerima dan melayani mahasiswa dari luar negeri, seperti dari Filipina, Thailand dan Malaysia, tambahnya.

Program kemitraan internasional di Universitas Muhammadiyah Parepare saat ini memang sangat digalakkan bukan hanya karena tuntutan akreditasi tetapi memang sudah menjadi kewajiban menuju kampus berwawasan Internasional. Tercatat untuk tahun 2020, agenda pertukaran dosen dan mahasiswa serta credit transfer, batch 1 Maret-April, batch 2 Juli-Agustus dan batch 3 September-Oktober 2020. Plt. Sekretaris Kantor Kemitraan dan Urusan Internasional (KUI) UMPAR, Zulwahyuni Namrullah, menjelaskan bahwa saat ini hampir setiap pekan mereka melakukan meeting secara online dengan berbagai perguruan tinggi di Asia Tenggara untuk mencari perguruan tinggi yang bersedia mengirimkan serta menerima dosen dan mahasiswanya ke UMPAR melalui program SEA-TEACHER dan SEA-TVET SEAMEO. “Saat ini kami sudah ada tawaran dari Vietnam, Filipina, Thailanddan Malaysia untuk batch 2 dan batch 3” tambahnya.